Do you know yanuar?Become his contact | Who is on Multiply?Find your friends | Want to learn more?Take the Tour | Already a Member?Sign In |
Baca ulasan ttg film tsb dari millis : http://genenetto.blogspot.com/2007/12/komentar-my-hope-indonesia.html berikut tanggapan beliau >>> "Assalamu’alaikum wr.wb., Ada email dan sms yang saya terima tentang sebuah tayangan tivi yang katanya akan disiarkan pada hari Sabtu ini dengan judul My Hope Indonesia, yang sudah diganti dengan judul baru Sebuah Penantian. Singkatnya: >>Matikan TV Pada Sabtu, 15 Desember 2007 Sore! Sejak satu dua hari ini, di berbagai milis Kristen ramai dibahas tentang sebuah film ruhani (baca: film pemurtadan) yang menurut rencana akan ditayangkan lewat stasiun teve swasta RCTI di slot acara FTV Natal (juga tengah diusahakan bisa ditayangkan di TransTV dan TVRI) secara serentak pada hari Sabtu, pukul 16.30 - 17.30 wib nonstop alias TANPA IKLAN. Judul filmya: Sebuah Penantian. Lihat lengkapnya di sini: http://www.eramuslim.com/berita/tha/7c11090042-matikan-tv-pada-sabtu-15-dese Karena sudah berkali2 menerima informasi yang sama terus tentang acara ini, saya jadi merasa terdorong untuk menganalisa informasi tersebut. Komentar saya sebagai berikut: 1. Apakah ada orang yang telfon RCTI, TVRI atau Trans untuk mendapatkan berita yang akurat? Misalnya, “Saya telah bicara dengan staf bernama X dan katanya benar ada film ini pada tanggal dan jam tersebut.” Selama ini, saya hanya terima sms dan email dengan “Katanya…” akan ada film ini. Buktinya? (Bukannya tidak percaya, tetapi aneh kalau semua orang menjadi kuatir sekali walaupun film ini belum pasti ditayangkan Sabtu ini.) 2. Jutaan orang telah menjadi murtad? Daftar namanya mana? Murtad, yang saya pahami, berarti orang Muslim tinggalkan agama Islam menjadi kafir. Apakah benar hal itu yang terjadi? Kalau orang kafir (misalnya, Hindu) pindah agama dan tetap kafir (misalnya Kristen), kenapa kita perlu peduli? Kalau istilah “murtad” juga berarti orang kafir yang pindah agama dan tetap kafir, kenapa ada hukum yang keras bagi orang murtad di dalam Islam? Aneh! Setahu saya tidak ada kejadian jutaan orang Islam di India atau lain negara yang tiba2 pindah agama setelah nonton sebuah tayangan tivi. Dan kalau orang kafir mau menjadi kafir dalam lain agama, silahkan saja. Bukan urusan saya kok. 3. Apakah benar jutaan orang bisa dihipnotis lewat tivi? Saya baru tahu. Bila benar, seharusnya kita semua bersyukur sekali kepada Allah. Tindakan Pertama, matikan tivi dan jangan nonton tayangan My Hope ini (karena kita tidak mau dihipnotis). Tindakan Kedua, besok harinya, kita undang Billy Graham ke Indonesia dan minta dia membuat tayangan baru yang bisa menghipnotis rakyat Indonesia supaya TINGGALKAN KORUPSI (atau dalam kata lain, “murtad” dari korupsi). Kalau Pak Billy punya cara teknis untuk menghipnotis jutaan orang dengan sekali tayang, kita bisa minta film baru yang menghipnotis semua warga Indonesia supaya “murtad dari korupsi” dan kita bisa tayangkan setiap hari selama 1 tahun. Tetapi khusus bagi para pejabat, pemerintah, anggota partai politik, anggota legislatif, para hakim, jaksa penuntut, dan semua PNS seluruh Indonesia, wajib nonton film baru ini 5 kali sehari sampai sembuh dai penyakit korupsi. 4. Kita semua yang beriman harus bersyukur kepada Allah SWT bahwa ilmu hipnotis lewat tivi ini dibagikan kepada kita oleh sahabat kita dari lain agama bernama Billy Graham. Dengan membantu kita bikin tayangan hipnotis massal khusus anti-korupsi, dia malah bisa diangkat menjadi pahalawan negara. Insya Allah tidak benar berita heboh yang disebarkan ini (dengan arti, tidak benar bahwa jutaan orang Muslim murtad, melainkan orang kafir yang pindah agama dan tetap kafir). Dan Insya Allah semua orang segera berhenti menyebarkan info ini. Karena terima sms dan email berkali2, saya justru ingin sekali nonton film ini. Hehe. Bisa jadi ini hanya trik marketing dari tim mereka. Manusia, kalau suruh tinggalkan X, pasti pengen mendapatkannya. Lihat saja kisah Nabi Adam AS dan mengambil pelajaran. Lebih baik, dari awalnya berita ini didiamkan saja. Dan seharusnya kita tidak terlalu percaya dengan berita misterius yang mengatakan orang bisa dihipnotis lewat tivi secara massal. (Bisa saja ilmu tersebut nyata, tetapi kalau memang demikian, coba jelaskan kenapa tidak dipakai terus2an oleh semua perusahaan besar dan partai politik? Kalau kita memang bisa dihipnotis secara massal, dengan teknik yang sederhana, yang punya ilmu ini tinggal menjualnya secara bebas untuk menghipnotis rakyat di manca negara supaya di negara masing2 selalu angkat “Mr. X” sebagai Presiden terus2an. Ternyata tidak demikian.) Mudah2an, kita tidak perlu kuatir terhadap tayangan tivi manapun dari siapapun. Yang Maha Kuasa, Allah, bukan orang lain. Yang menguasikan kehidupan kita, Allah, bukan orang lain. Jangankan murtad, kita hidup sampai besok malam atau wafat di luar sangkaan kita, semuanya hanya terjadi sesuai dengan Kehendak Allah. Kalau Allah izinkan hidayah terus bagi kita sampai wafat, menonton tanyangan mana pun sampai satu juta kali tidak bakalan mengubah keimanan kita. Insya Allah. Sesungguhnya, hidup ku, ibadah ku, dan mati ku hanya bagi Allah. Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam bish-shawab Wassalamu’alaikum wr.wb., begitulah tanggapan beliau ini lah yg bisa menghentikan ku mencari2 info ttg film itu spt apa aku dah gak peduli mo gimana model film na, aktor2 nya siapa, yg jelas Allah SWT yg lebih berkuasa atas hamba2 Nya semoga bermanfaat
|
| ASMA UL-HUSNA; MAKNA DAN KEGUNAANNYA | for everyone |
Dari Abdullah bin 'Amr r.a., Rasulullah s.a.w. bersabda:
| ASMAUL HUSNA | for everyone |
99 NAMA TUHAN
Sebenarnya Nama Indah Tuhan Yang Maha Esa amat banyak. Jumlahnya tidak terbatas kepada bilangan 99 saja. Ada ratusan, bahkan ribuan, atau mungkin total jenderalnya tak terhitung. Namun sifat segenap Nama Ilahi terkandung di dalam Kesembilan-Puluh-Sembilan Nama Allah yang Indah, atau Al-Asma ul-Husna. Kita mewarisi yang ke-99 tersebut melalui sebuah hadis Nabi Muhammad saw. yang membeberkannya secara khusus:
"Bismillahir rohmaanir rohiim. Tiada tuhan selain Dia: Yang Maha Pemurah; Yang Maha Penyayang; Yang Merajai; Yang Maha Suci; Yang Maha Sejahtera; Yang membenarkan rasul-rasul-Nya dan menepati janji-Nya; Yang menaungi Hamba-Hamba-Nya; Yang Maha Kuasa; Yang dapat Memaksakan Kehendak-Nya; Yang Maha Perkasa; Yang patut Dipuja karena keagungan Sifat-Sifat-Nya; Yang Maha Pencipta; Yang menjadikan segala sesuatu; Yang Memberi Rupa dan Bentuk kepada segala sesuatu; Yang Maha Kuasa Menutupi kesalahan Hamba-Hamba-Nya; Yang dapat Menaklukkan segala sesuatu; Yang Maha Kuasa Memberi segala sesuatu kepada Makhluk-Nya; Yang Memberi Rezeki; Yang Maha Kuasa Membuka Perbendaharaan Rahmat-Nya kepada semua Makhluk; Yang Maha Mengetahui; Yang Maha Kuasa Menyempitkan; Yang Maha Kuasa Melapangkan; Yang Maha Kuasa Merendahkan Martabat sesiapa yang dikehendaki-Nya; Yang Maha Kuasa Mengangkat Martabat sesiapa yang dikehendaki-Nya; Yang meninggikan derajat sesiapa yang dikehendaki-Nya; Yang menghinakan kedudukan sesiapa yang dikehendaki-Nya; Yang Maha Mendengar; Yang Maha Melihat; Yang menetapkan Keputusan-Nya atas segala sesuatu; Yang Maha Adil; Yang Yang Maha Mengetahui segala rahasia yang samar dan pelik; Yang Maha Mengetahui Hakikat segala sesuatu; Yang tetap dapat menahan amarah; Yang Maha Besar; Yang Maha Pengampun; Yang Maha Mensyukuri Hamba-Hamba-Nya yang taat dengan memberikan pahala atas setiap perbuatan yang baik; Yang Maha Tinggi Martabat-Nya; Yang Maha Agung; Yang Memelihara dan Menjaga semua Makhluk-Nya; Yang Menjadikan segala apa yang dibutuhkan oleh Makhluk; Yang memberi kecukupan dengan kadar perhitungan yang tepat; Yang Maha Mulia; Yang melimpahkan karunia kepada Makhluk-Makhluk-Nya tanpa diminta sebelum-Nya; Yang Selalu Mengawasi dan Memperhatikan segala sesuatu; Yang dapat mengabulkan do'a Hamba-Hamba-Nya; Yang Maha Luas Kekayaan-Nya dan Pemberian-Nya kepada Hamba-Hamba-Nya; Yang Maha Bijaksana; Yang Mencintai dan Mengasihi; Yang Maha Mulia dan Maha Besar Kemurahan-Nya kepada Hamba-Hamba-Nya; Yang Maha Kuasa Membangkitkan sesiapa yang sudah wafat; Yang menyaksikan segala sesuatu; Yang Hak; Yang Maha Benar; Yang Menunjukkan Kebenaran; Yang dapat mengurusi dan menyelesaikan segala urusan Hamba-Hamba-Nya; Yang Maha Kuat lagi Perkasa; Yang Maha Kokoh dan Maha Sempurna Kekuatan-Nya; Yang Maha Melindungi dan Menolong serta membela Hamba-Hamba-Nya; Yang Patut dipuja dan dipuji; dengan Ilmu-Nya yang meliputi segala sesuatu, Yang Maha Penghitung dan Pemelihara segala sesuatu; Yang menjadikan segala sesuatu dari tiada; Yang mengembalikan lagi segala sesuatu yang telah lenyap; Yang Maha Kuasa Menghidupkan apapun yang sudah mati; Yang Maha Kuasa mematikan apapun yang hidup; Yang Maha Tetap Hidup; Yang berdiri sendiri dan tetap mengurusi Makhluk-Makhluk-Nya; Yang Maha Kaya dengan Penemuan dan dapat melaksanakan segala sesuatu yang dikehendaki; Yang Mempunyai Kemuliaan dan Maha Tinggi dari segala Kekurangan; Yang Maha Tunggal; Yang Maha Esa; Yang menjadi tujuan segala Makhluk dan tempat meminta sesuatu yang menjadi kebutuhan mereka; Yang sanggup melaksanakan semua hal yang dikehendaki; Yang sangat berkuasa, Kekuasaan-Nya menguasai segala yang kuasa; Yang Maha Kuasa Mendahulukan; Yang Maha Kuasa Mengakhirkan; Yang pertama Ada-Nya sebelum segala sesuatu ada; Yang tetap ada setelah segala sesuatu musnah (berakhir); Yang lahir; Yang batin; Yang mengendalikan dan menguasai segala macam urusan Makhluk; Yang Pencapaian-Nya berada di puncak ketinggian yang amat tinggi; Yang Maha Baik dan membuat segala macam kebajikan; Yang menerima tobat dan memberi maaf kepada Makhluk yang berdosa; Yang Maha Kuasa Menindak Hamba-Nya yang bersalah dengan menyiksa; Yang Maha Memberi Maaf; Yang Maha Belas Kasih dan Penyayang; Yang memiliki segala kekuasaan di alam ini, dan dengan kekuasaan-Nya melaksanakan segala hal yang dikehendaki; Yang memiliki sifat Kebesaran, Keagungan, Kemuliaan serta Kemurahan; Yang Maha Adil dalam Hukum-Nya; Yang dapat mengatur dan mengumpulkan segala sesuatu; Yang tidak membutuhkan sesuatu apapun; Yang dapat memberikan segala kebutuhan Makhluk dan Yang Maha Kuasa Memberikan Kekayaan kepada Hamba-Nya; Yang dapat mencegah dan mempertahankan sesuatu; Yang dapat mendatangkan bahaya dan memberikan kemelaratan; Yang dapat memberikan manfaat; Yang memberi cahaya kepada segala sesuatu; Yang memberi petunjuk; Yang menciptakan alam semesta dalam bentuk yang indah yang belum pernah dibuat oleh siapapun; Yang Maha Kekal Wujud-Nya; Yang tetap ada setelah segala makhluk tiada; Yang Maha Pandai dan Bijaksana; Yang Maha Sabar. Subhana-llah."
Sekarang marilah kita meninjau Nama di atas secara lebih cermat. Menurut ajaran Sufi, pada ketika Yang Hak memutuskan untuk menciptakan alam semesta yang bersifat lahir dan kasatmata, maka Ia memulai dengan menunjukkan secara terpisah-pisah Sifat-Nya yang bertalian dengan Nama-Nama-Nya tersebut, ibarat berkas cahaya berpisah ke dalam sederetan bianglala bila menimpa kaca prisma. Saling interaksi warna bianglala itu menghasilkan berbagai-bagai rona baru, dan demikianlah proses penciptaan segala sesuatu—tiap makhluk atau bentuk merupakan titik fokus khusus, tempat berbagai nama dan Sifat Ilahi berkumpul-kumpul dan menyebabkan runtunan peristiwa yang menyebar sebagai akibat kodrati tindih-bertindihnya. Mungkin penjelasan proses ini oleh David Bohm, seorang ahli fisika ternama, dapat membuat rangkaian kejadian itu lebih mudah terpaham sebagai proses "penarikan dan penguraian simpul-simpul limpah-ruah yang menjejal memenuhi ruang dan waktu alam semesta."
Manusia merupakan makhluk yang paling inklusif. Dengan kata lain, manusia adalah makhluk yang serba komprehensif, yaitu ruang lingkupnya luas dan lengkap, sehingga ia mampu menjelmakan ke-99 Nama Ilahi, bukan hanya satu-dua. Tiap orang yang berhasil mewujudkan ke-99 Sifat Ilahi tersebut akan menjadi Kalifatullah di bumi.
Seseorang dapat juga mengkhususkan salah satu di antara nama Ilahi. Tiap kali ia menyebutnya dalam berzikir, Sifat nama itu akan lahir di dalam dirinya, karena pada titik itu Nama Ilahi sedang dikerahkan, dan Kekuatan-Nya terpusat di tempat itu juga.
Oleh karena itu, seseorang yang mengharapkan Kemurahan Tuhan akan menyebut berulang kali Nama Ar-Rahim, sedangkan dia yang mengharapkan Keadilan-Nya akan menyebut Nama Al-Adlu. Dengan demikian, Sifat Kerahiman atau Keadilan-Nya akan muncul di lokasi itu, tempat pezikir membaca berulang kali Nama yang bersangkuan. Itu bukan semacam magi atau sejenis itu, melainkan suatu proses penciptaan yang dikarenakan oleh sifat alam semesta. Jagat raya tidak diciptakan dalam sesaat pada masa lampau seperti yang disangka oleh para penganut mazhab "jagat mesin jam," yang mengangankan Tuhan sebagai Tukang Arloji Yang Maha Besar. Sama sekali tidak demikian! Alam berubah tiap saat, dan pada saat pengubahan itu pula, seluruh bentuk sebelumnya hilang untuk selama-lamanya. Jadi, alam semesta berubah-ubah terus-menerus, dan pada tiap ketik mendatang diperbaharui—menjadi lain daripada alam sejenak sebelumnya serta lain daripada alam yang akan datang pada saat berikutnya. Proses itu tidak jauh berbeda dengan keadaan pita film yang merupakan sederetan gambar foto yang berbeda-beda, meskipun amat kecil perbedaan antara salah satu gambar dengan foto di kiri-kanannya
(Bagi filsuf-filsuf Barat selama ini sulit sekali memecahkan soal kemungkinan Ada yang stabil, abadi, dan utuh dapat berubah menjelma sebagai Jadi yang terus-menerus beralih sifat. Para Sufi memecahkannya dengan melihat bahwa wujud itu bersusun menurut peringkat kerumitan atau diferensiasinya. Dengan demikian, perbedaan yang kecil di dekat Asal-Usul menjadi amat besar setelah sampai di alam kasatmata, ibarat setitik debu pada transparansi atau film kelihatan besar setelah diproyeksikan kepada layar dalam bentuk cahaya. Perlu kita catat di sini bahwa dalam hubungan ini yang dimaksudkan dengan "cahaya" itu bukanlah aliran foton elektromagnetik, melainkan "nur akal budi." Hal itu merupakan latar belakang peribahasa Buddhis: "Perbedaan serambut memisahkan langit dari bumi.")
Hal yang demikian berarti bahwa tiap saat "Ada" lahir, dan hampir seketika itu Sang Ada hilang lagi—seperti gerakan air laut yang turun-naik, tercipta dan langsung musnah, timbul dan langsung tenggelam ke dalam samudera Ada yang tidak berhak. Demikianlah proses penjelmaan Kejadian terus-menerus. Oleh sebab itu, tidak benar bahwa Tuhan hanya menciptakan alam semesta pada suatu ketika pada awal segala abad. Tuhan senantiasa terlibat dalam kesibukan-Nya Pribadi sebagai Pencipta sekali gus Pemusnah, dan memang itu yang dimaksudkan oleh Syekh Akbar Ibn Arabi dengan istilahnya "penciptaan terus-menerus."
Maka dari itu, bilamana seseorang mengerahkan salah satu Nama Ilahi dalam bentuk dzikir, maka sifat yang terkandung di dalam Nama yang dipilihnya akan lahir di tempat itu juga, dan akibat—suatu tindakan nyata—dari Sifat tersebut akan menyusul.
Beberapa di antara nama Ilahi itu bersifat saling melengkapi, seperti Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Lahir dan Yang Batin, Yang Maha Penghormat dan Yang Maha Penista. Di antara Nama lainnya terdapat gugus atau urutan, seperti urutan Yang Maha Pencipta (No. 11)—Yang Maha Pencetus (58)—Yang Maha Pembuat (12)—Yang Maha Pemrakarsa (95)—Yang Maha Pembentuk (13)—Yang Maha Pembubuh (64)—Yang Maha Pemberi Hidup (60)—Yang Maha Pelindung (38)—Yang Maha Menopang (39)—Yang Maha Pemberi Rezeki (17)—Yang Maha Pembunuh (61)—Yang Maha Pemusnah (15). Hakiki seluruh proses kejadian alami terkandung di dalam urutan ini.
Segala isi alam semesta dapat dilihat sebagai proses penciptaan yang disusul oleh eksistensi selama periode tertentu dan kemudian berakhir dengan pemusnahannya. Bila Tuhan ber-Kehendak menciptakan sesuatu, maka mula-mula Ia mencetuskannya. Kemudian Dia merencanakan atau membentuknya ibarat seorang penemu ciptaan baru yang merancangnya dalam bentuk skema. Setelah dirancang, Ciptaan baru-Nya langsung dijadikan-Nya di alam kasatmata, dan kemudian, pada tiap tahap kejadiannya, produk baru itu dibentuk-Nya secara aktif sampai berjasad nyata. Jika produk baru itu bersifat Makhluk hidup, maka Ia menghidupkannya, melindunginya, memberi nafkah kepadanya seumur hidup, dan membantunya jika berkembang biak. Karena tiap awal juga mengandung akhirnya sendiri, maka Tuhan membunuh Makhluk-Nya kalau sudah sampai ajalnya. Di antara nama-nama Ilahi yang berjumlah 99 tersebut, pengamat dapat menemukan banyak gugus lain sejenis
Bila Nama-Nama Ilahi mau disusun secara hierarkis, urutan pertama harus jatuh pada Yang Maha Hidup, karena Hayat Abadi Tuhan mendahului segenap Sifat lain-Nya. Urutan Nama Yang Maha Mengetahui hanya kalah dengan Yang Maha Hidup, karena Pengetahuan Tuhan meliputi segala sesuatu, dan Nama itu juga bertalian erat dengan Nama-Nama seperti Yang Maha Melihat, Yang Maha Mendengar, Yang Maha Mengetahui Hakikat segala sesuatu, dan Yang Maha Mengawasi segala sesuatu.
Di bawah ini Ke-99 Nama Tuhan Yang Indah dijelaskan secara lebih terperinci. Pada hakikatnya, urutan Nama-Nya harus dimulai dengan Nama Allah, Nama serba komprehensif yang merupakan asal-usul Nama-Nama lain-Nya. Dengan demikian, jumlahnya meningkat menjadi 100.
(Catatan: Oleh karena tidak digunakan tanda-tanda diakritik dalam transliterasi bahasa Arab, maka ejaan Nama dengan huruf Romawi disesuaikan dengan kebiasaan yang cukup lazim di Indonesia. Bila satu Nama dapat diartikan secara multimakna, maka disertakan di sini makna ganda lainnya.)
AL-ASMA'UL HUSNAA (NAMA-NAMA INDAH DAN AGUNG)
| Fadhilat Ramadhan | for everyone |
Fadhilat Ramadhan
Fadhilat Ramadhan | Ibadah Puasa | Solat Tarawih

Abu Hurairah ra. meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda: "Umatku telah dikurniakan dengan lima perkara yang istimewa yang belum pernah diberikan kepada sesiapa pun sebelum mereka. Bau mulut daripada seorang Islam yang berpuasa adalah terlebih harum di sisi Allah daripada bau haruman kasturi. Ikan-ikan di lautan memohon istighfar (keampunan) ke atas mereka sehinggalah mereka berbuka puasa".
Allah mempersiapkan serta menghiasi jannah yang khas setiap hari dan kemudian berfirman kepadanya: "Masanya telah hampir tiba bilamana hamba-hambaKu yang taat akan meninggalkan segala halangan-halangan yang besar (di dunia) dan akan mendatangimu."
Pada bulan ini syaitan-syaitan yang durjana dirantaikan supaya tidak menggoda mereka ke arah maksiat-maksiat yang biasa mereka lakukan pada bulan-bulan selain Ramadhan. Pada malam terakhir Ramadhan (orang-orang yang berpuasa ini) akan diampunkan." Maka sahabat-sahabat Rasulullah SAW pun bertanya: "Wahai Pesuruh Allah, adakah itu malam lailatul Qadar?" Dijawab oleh Rasulullah SAW: "Tidak, tetapi selayaknya seorang yang beramal itu diberi balasan setelah menyempurnakan tugasnya."
Hadith 2
Ubadah Bin Somit ra. meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda pada suatu hari ketika Ramadhan hampir menjelang: "Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, di mana Allah melimpah ruahkan di dalamnya dengan keberkatan, menurunkan rahmat, mengampuni dosa-dosa kamu, memakbulkan doa-doa kamu, melihat di atas perlumbaan kamu untuk memperolehi kebaikan yang besar dan berbangga mengenaimu di hadapan malaikat-malaikat. Maka tunjukkanlah kepada Allah Taala kebaikan dari kamu. Sesungguhnya orang yang bernasib malang ialah dia yang dinafikan daripada rahmat Allah pada bulan ini."
Hadith 3
Abu Sa'id Al Khudri ra. meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda: "Setiap hari siang dan malam pada bulan Ramadhan, Allah Tabaraka wa Taala membebaskan begitu banyak sekali roh daripada api neraka. Dan pada setiap orang Islam pada setiap hari siang dan malam doanya pasti akan diterima."
Hadith 4
Abu Hurairah ra. meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda: "Terdapat tiga jenis orang yang doa mereka tidak ditolak; doa daripada orang yang berpuasa sehinggalah dia berbuka puasa; imam (penguasa) yang adil, dan orang yang dizalimi yang kerana doanya itu Allah mengangkatnya melepasi awan dan membuka untuknya pintu-pintu langit dan Allah berfirman: "Daku bersumpah demi kemuliaanKu, sesungguhnya Daku pasti menolongmu walaupun pada suatu masa nanti."
Hadith 5
Ibn Umar ra. meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya Allah dan para malaikatNya mengirim rahmat ke atas mereka yang memakan sahur."
Hadith 6
Abu Hurairah ra. meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa berbuka satu hari di siang hari bulan Ramadhan tanpa alasan yang wajar (disegi syariah) atau sakit yang kuat, tidak akan dapat menampung atau mengganti hari tersebut walaupun akan berpuasa sehingga ke akhir hayatnya."
disalin dari : http://www.darulnuman.com/semasa/ramadhan.html
| IslamicFinder: Info about Islam and Muslim Mosques (Masjids), Calendar, & Prayer times. | for everyone |
| Temen ku Akbar Edi Supono yg di IGD, pergi | for everyone |
| Mohon do'a kan teman ku di IGD | for everyone |
| Adab Masuk Masjid | for everyone |
Pakailah pakaianmu yang baik ketika kamu mendatangi masjid untuk melaksanakan sholat, juga pakailah wangi-wangian yang bebas dari alcohol.
Tidaklah pantas kalau kita memakai pakaian kotor, sobek ataupun pakaian
bau lainnya yang kurang sedap pada saat kita akan melakukan sholat.
Barang siapa wudlu ( dirumah) dengan niat akan melaksanakan sholat, kemudian ia jalan menuju ke masjid berangkat dari rumahnya kemudian dia melaksanakan sholat berjamaah di masjid, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya.
Kalau disuatu tempat tidak ada masjid,misalnya masjid yang ada terkena bencana musibah gempa sehingga rusak, maka lakukanlah sholat berjamaah tersebut dihalaman masjid atau tempat tempat tertentu yang dapat digunakan untuk sholat secara berjamaah.
Adab Mendatangi masjid :
1. Nabi melarang memakan bawang merah, bawang putih, bawang Bombay ( mungkin kalau di Indonesia termasuk Pete atau jengkol) yang mentah karena menyisakan bau yang menyengat dan kurang sedap sehingga dikhawatirkan dapat mengganggu kekhusukan jamaah lainnya. Barang siapa makan makanan tersebut sebaiknya ia menjauhi masjid dan melakukan sholat di rumah, oleh karena itu kalau memang senang dengan makanan tersebut maka sebaiknya dimakan setelah selesai melaksanakan sholat . Diriwayatkan para malaikatpun juga terganggu dengan bau makanan tersebut .
2. Dianjurkan untuk lebih awal atau besegera ke masjid apabila sudah dikumandangkan adzan . “ Andaikata manusia tahu pahala orang yang datang pada awal sholat dan kemudian sholat di shaf paling depan ( pertama )maka niscaya mereka akan saling berebut untuk mendapatkannya, bahkan kalau jamahnya sangat banyak bisa kemungkinan shaf pertama tersebut akan diundi. Dan Andaikata mereka tahu pahala melakukan sholat isha’ dan solat subuh secara berjamaah niscaya mereka akan melakukannya walaupun dengan jalan merangkak
3. Tidak menggunakan wangi-wangian yang mengandung Alkohol, karena alcohol termasuk bahan baku khomar, dimana khomar adalah hukumnya najis, jadi wangi-wangian yang mengandung alcohol hukumnya menjadi haram.
4. Sakinah,tenang di masjid, apabila kita terlambat datang di masjid, padahal sudah terdengar iqamah atau sudah mulai sholat ( masbuk), maka sebaiknya kita tetap jalan dengan tenang , karena pahala tiap langkah tetap akan diperhitungkannya.Suatu hari tatkala sudah mulai sholat , nabi mendengar suara gaduh kemudian setelah selesai sholat nabi bertanya kenapa ?rupanya para jamah yang datang terlambat tersebut pada berlarian karena mereka takut kehilangan rokaat pertamanya, kemudian nabi bersabda : tetaplah kalian berjalan dengan penuh sakinah (tenang) kemudian lengkapilah kekurangannya.
dikutip dari : http://ikhlash.wordpress.com/2007/08/04/adab-masuk-masjid/| Kekuatan Berpikir Positif | for everyone |
Kekuatan Berpikir Positif Norman Vincent Peale adalah Penulis buku "The Power of Positive Thinking
Suatu ketika seorang pria menelepon Norman Vincent Peale. Ia tampak sedih.Tidak ada lagi yang dimilikinya dalam hidup ini. Norman mengundang pria itu untuk datang ke kantornya.
"Semuanya telah hilang. Tak ada harapan lagi," kata pria itu.
"Aku sekarang hidup dalam kegelapan yang amat dalam. Aku telah kehilangan hidup ini."
Norman Vincent Peale, tersenyum penuh simpati. "Mari kita pelajari keadaan anda," katanya Norman dengan lembut.
Pada selembar kertas ia menggambar sebuah garis lurus dari atas ke bawah tepat di tengah-tengah halaman. Ia menyarankan agar pada kolom kiri pria itu menuliskan apa-apa yang telah hilang dari hidupnya. Sedangkan pada kolom kanan, ia menulis apa-apa yang masih tersisa.
"Kita tak perlu mengisi kolom sebelah kanan," kata pria itu tetap dalam kesedihan.
"Aku sudah tak punya apa-apa lagi."
"Lalu kapan kau bercerai dari istrimu?" tanya Norman.
"Hei, apa maksudmu? Aku tidak bercerai dari istriku. Ia amat mencintaiku!"
"Kalau begitu bagus sekali," sahut Norman penuh antusias.
"Mari kita catat itu sebagai nomor satu di kolom sebelah kanan "Istri yang amat mencintai".
"Nah, sekarang kapan anakmu itu masuk penjara?"
"Anda ini konyol sekali. Tak ada anakku yang masuk penjara!"
"Bagus! Itu nomor dua untuk kolom sebelah kanan "Anak-anak tidak berada dalam penjara." kata Norman sambil menuliskannya di atas kertas tadi.
Setelah beberapa pertanyaan dengan nada yang serupa, akhirnya pria itu menangkap apa maksud Norman dan tertawa pada diri sendiri.
"Menggelikan sekali. Betapa segala sesuatunya berubah ketika kita berpikir dengan cara seperti itu," katanya.
Kata orang bijak, bagi hati yang sedih lagu yang riang pun terdengar memilukan.
Sedangkan orang bijak lain berkata, sekali pikiran negatif terlintas di pikiran, duniapun akan terjungkir balik.......
Maka mulailah hari dengan selalu berfikir positif.....
| Ember Yang Bocor | for everyone |
Ember Yang Bocor Seorang pemikul air di India memiliki dua buah ember. Masing-masing ember tergantung di ujung pikulannya yang ia sangga di bahunya. Salah satu ember bocor, sedang ember satunya lagi sempurna. Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh dari sumber air ke rumah tuannya, ternyata air di ember yang bocor tinggal setengahnya, sedang di ember yang satu lagi tetap penuh.
Ember yang bocor merasa malu dengan ketidaksempurnaannya karena ia hanya mampu membawa setengah dari yang diharapkan. Ember yang sempurna merasa bangga dengan prestasinya karena seluruh kewajibannya dapat diselesaikannya.
Setelah dua tahun ember yang bocor itu tak tahan lagi dan berkata pada tuannya, "Aku merasa malu sekali dan ingin meminta maaf atas ketidakmampuanku".
"Mengapa engkau malu ?" tanya pemikul air itu.
"Karena selama dua tahun ini aku hanya mampu menyelesaikan setengah dari kewajibanku padahal engkau telah bersusah payah membawaku. Lubang pada tubuhku ini menyebabkan air bocor sepanjang jalan" jawab sang ember.
Si pemikul air berkata, "Apakah kamu memperhatikan bahwa di sepanjang jalan, pada sisi kamu berada, penuh dengan bunga yang indah, sedang di sisi lain tidak ?"
"Memang benar, aku telah memperhatikannya." kata sang ember.
Si pemikul air itu berkata, "Ini karena aku tahu kekuranganmu dan aku memanfaatkan kelemahanmu. Aku telah menabur benih bunga sepanjang sisimu, dan kamu telah menyiraminya setiap hari. Dan hasilnya, selama dua tahun ini aku setiap hari dapat menghias meja tuanku dengan bunga-bunga yang indah."
http://indonesia.heartnsouls.com/cerita/m/c1267.shtml
| Batu dan Mutiara | for everyone |
Pada suatu ketika, hiduplah seorang pedagang batu-batuan. Setiap hari dia berjalan dari kota ke kota untuk memperdagangkan barang-barangnya itu. Ketika dia sedang berjalan menuju ke suatu kota, ada suatu batu kecil di pinggir jalan yang menarik hatinya. Batu itu tidak bagus, kasar, dan tidak mungkin untuk dijual. Namun pedagang itu memungutnya dan menyimpannya dalam sebuah kantong, dan kemudian pedagang itu meneruskan perjalanannya. Setelah lama berjalan, lelahlah pedagang itu, kemudian dia beristirahat sejenak. Selama dia beristirahat, dia membuka kembali bungkusan yang berisi batu itu. Diperhatikannya batu itu dengan seksama, kemudian batu itu digosoknya dengan hati-hati