AVG Salah Deteksi Antivirus Indonesia [LAGI?]
Sudah 3 hari ini aku melakukan scanning di komputerku dengan
menggunak
an AVG, ternyata banyak bermunculan Trojan baru di Internet.
Virus Trojan yg menginveksi dokumen kita jika dilakukan scanning dengan anti virus AVG akan langsung dihapus tanpa jejak, sangat manjur mengatasi Torjan.
TAPI, akhir-akhir ini juga dibarengi dengan munculnya Worm jenis baru, Joseray, itu yg saya dapatkan informasinya dari menggunakan antivirus buatan anak negri, ANSAV rilis
terbarunya, ANSAV +EA 1.6.7. Sangat berguna menanggulangi munculnya Worm Joseray tersebut.
Kelakuan Worm Joseray ini akan melakukan duplikasi folder dengan masing2 folder barunya sebesar 138 MB, kira2 sebesar itu, tentu saja dengan extention "namafolder.EXE".
Tingkat keparahanya dideteksi ANSAV adalah pada level LOW. Tapi ini akan mengganggu kelangsungan kapasitas HDD yg kita miliki. Karena lambat laun akan semakin berkurang, karena kita tidak melakukan penyimpanan file yg kita inginkan, tetapi dilakukan duplikasi folder masing2 dengan kapasitas yg lumayan besar.
Juga menginfeksi memori portable >>> FlashDisk. Berkerja menginfeksi hardware tsb dengan jalan melintas melalui proses copy paste atau transfer data dari komputer ke FlashDisk atau sebaliknya, tentu saja dari yg sudah memiliki worm Joseray terlebih dahulu.
Kemudian Joseray akan melakukan proteksi terhadap file2 yg kita miliki dengan menyembunyikan file file yg kita miliki dalam folder atau harddisk kita. Menyebalkan. Kita bisa melihat eksistensi file file yg hidden tsb dengan membuka sistem proteksi pada toolbar windows explorer dengan melakukan non aktif hidden file, atau menampilkan seluruh file yg kita atau Worm melakukan hidden protect thd file file kita. Termasuk opsi system information yg otomatis disembunyikan oleh windows, harus kita buka.
Nah, solusi untuk membuka hidden protect di file yg kita miliki, kita bisa gunakan add in freeware Atribut Changer, bisa di dapatkan di internet, cara instalasinya juga sangat mudah, semudah penggunaan Atribut Changer tsb.
Yg jadi topik utama adalah AVG mendeteksi ANSAV sebagai Trojan Generic 9, padahal program ini adalah anti virus resmi buatan Indonesia. Hal ini terulang [lagi] seperti yg dialami oleh saudaranya, PCMAV, beberapa bulan lalu. Sampai-sampai AVG meminta maaf atas salah deteksi yg dilakukan AVG thd PCMAV. Pihak PC Media juga tidak langsung menghentikan proyek antivirusnya, terbukti sekaran telah rilis PCMAV RC23, yg ampuh juga memberantas Worm. Tetapi untuk mengatasi Worm jenis Joseray ini, PCMAV masih harus melakukan update virus data base lagi. Temanku melakukan scanning menggunakan PCMAV RC23 untuk Worm Joseray, hasilnya masih kurang memuaskan, kembali muncul lagi Worm nya. Jadi aku lebih memfokuskan menggunakan ANSAV untuk mengatasi Worm Joseray ini.
Kembali ke AVG, mungkin AVG juga harus melakukan tindakan yg sama seperti yg pernah dilakukan kepada PCMedia. AVG harus melakukan pengubahan code deteksinya terhadap ANSAV, mengingat ANSAV adalah Freeware legal.