yanuar's posts with tag: antivirus
April 29th 2008
Semalam sempat bingung dengan proses integrasi PCMav 1.2 dengan Clamav engine yg saya download. Setelah saya runing, tidak tampak keberhasilan integrasi tsb. Kemudian saya bandingkan dengan hasil download yg disediakan oleh Maseko. Semua file yg terletak dalam folder yg sama saya teliti, saya bandingkan, ternyata ada berpedaan dibeberapa file. Versi yg saya download satu tingkat lebih tinggi daripada yg digunakan oleh Maseko. Perhatikan file2 yg saya integrasikan berikut : bagian sebelah kanan adalah hasil kerja sayaSetelah menyamakan jenis file yg ada dalam 1 folder yg saya integrasikan, tentu saja file hasil download yg sudah terintegrasi yg dilakukan oleh Maseko, tetap saya pisahkan. Hasilnya ? Seperti berikut :
yg atas adalah hasil yg diperoleh dari Maseko
dan ini adalah hasil yg saya perolehClamav Engine yg saya download, tidak mau terintegrasi dengan PCMav 1.2. Hmm.....why? Ada pertanyaan dalam otak ku, "apakah cuma bisa bekerja dengan Clamav Engine yg versi 0.92.0.0, punyaku pakai yg versi 0.92.1.0 ?" atau "apakah saya salah melakukan integrasinya?" Padahal saya telah ikuti apa yg tercantum dalam file readme yg disertakan dalam bundle PCMav 1.2. Hmm......saya simpan saja, Clamav Engine yg bisa bekerja berintegrasi dengannya.........
April 29th 2008 ; 02.01 AM
Membaca review dari Maseko, saya jadi tertarik untuk mencoba melakukan integrasi PC Mav 1.2 yg merupakan rilis terbaru dari PC Mav final release, antivirus kebanggaan produk anak negeri yg sering saya gunakan. Setelah melakukan download untuk mendapatkan semua file yg diperlukan seperti yg tercantum dalam file readme dari paket download PCMav tsb, saya langsung lakukan runing programnya. But.....kok tidak seperti yg ditampilkan dalam blog Maseko tsb? Tampilan integrasi yg berhasil Maseko lakukanBandingkan dengan tampilan yg berhasil/gagal saya lakukan integrasi  Tetapi yg saya lihat dari tampilan hasil integrasi tsb malah, hanya sedikit nama2 virus yg bisa dideteksi oleh PCMav 1.2 tsb, why? Apakah karena saya melakukan tambahan file virus data base yg " pcmedia.vdb" yg saya lakukan ketika pertama kali runing PCMav 1.2 tsb? Kalau saya hitung, dalam folder tempat saya meletakkan PCMav 1.2 tsb ada 10 file, ini termasuk file pcmedia.vdb, jika saya bandingkan dengan jumlah file yg harus tersedia dalam folder tempat diletakkannya Anti Virus tsb, hanya berjumlah 9 file, dan ini tidak termasuk file pcmedia.vdb. Ataukah ini sebabnya? Integrasi yg terjadi malah terbatas dari file virus data base yg dianjurkan oleh PCMav 1.2 untuk didownload? Masih bertanya-tanya? Berarti integrasi yg saya lakukan ini, TIDAK BERHASIL ???
APA YANG BARU DI PCMAV 1.1 (CLEANER & REALTIME PROTECTOR)?
a.Ditambahkan, database pengenal dan pembersih 67 virus lokal/asing/varian baru yang dilaporkan menyebar di Indonesia. Total 1.682 virus beserta variannya yang banyak beredar di Indonesia telah dikenal di versi 1.1 ini oleh engine internal PCMAV.  b.Improvisasi, modul integrasi ClamAV. Karena library ClamAV yang baru telah di-update menjadi versi 0.92, maka ada beberapa perbedaan struktur header dari library tersebut. Jika sebelumnya terdapat kesulitan dalam mengintegrasikan ClamAV yang baru ini, kini sudah dapat diatasi dan ClamAV dapat terintegrasi dengan baik. c.Optimasi, engine scan memory terutama dalam mengatasi virus jenis VBScript yang sekarang banyak menyebar luas di Indonesia. Engine scan memory kini dapat lebih optimal dalam membaca setiap process yang aktif berikut parameter yang digunakan oleh process tersebut. d.Ditambahkan, engine cleaner khusus yang dapat memperbaiki file .JPG yang terinfeksi oleh virus SangPerawan. e.Improvisasi, pada modul auto update PCMAV. Dan penamaan file update sejak 1.1 menjadi PCMAV.VDB. f.Improvisasi, rutin yang mengatur masalah tampilan informasi jika ada virus yang tercegat oleh RTP. g.Diperbarui, perubahan beberapa nama virus mengikuti varian baru yang ditemukan. h.Diperbaiki, kesalahan deteksi (false alarm) pada beberapa program ataupun script. i.Perbaikan beberapa minor bug dan improvisasi kode internal untuk memastikan bahwa PCMAV Cleaner & PCMAV RealTime Protector lebih dari sekadar antivirus biasa. NOTE :Jangan lupa, download juga update na, sekarang sudah ada yg build 4. Jika komputer anda terkoneksi langsung dengan internet, maka PCMav CLR akan secara otomatis melakukan pencarian update virus data base terbarunya. Keterangan lengkapnya ada di bagian readme dalam folder yg telah anda unduh Mastering from Virus IndonesiaFile bisa diunduh dari sini
Diambil dari situs virus indonesia, berikut beritanya >>>
Serangan virus jenis VBScript masih sangat tinggi, ini terbukti dari banyaknya laporan yang mengeluhkan perihal virus jenis script ini. Satu virus yang melesat tinggi ke urutan pertama adalah Discusx.vbs. Bila Anda masih ingat dengan virus ini, di Virus Top-10 edisi Maret 2008 yang lalu, virus Discusx.vbs berada di urutan 5, namun kali ini dia melesat naik ke urutan pertama. Berikut daftar selengkapnya: 1. Discusx.vbs Virus VBScript yang satu ini, memiliki ukuran sekitar 4.800 bytes. Dia akan mencoba menginfeksi di beberapa drive di komputer Anda, termasuk drive flash disk, yang jika terinfeksi akan membuat file autorun.inf dan System32.sys.vbs pada root drive tersebut. Selain itu, ia pun akan mengubah caption dari Internet Explorer menjadi “.::Discus-X SAY MET LEBARAN! [HAPPY LEBARAN ?!]::.”. 2. Reva.vbs Lagi, virus jenis VBScript yang lumayan banyak dikeluhkan oleh beberapa pembaca. Ia akan mencoba menyebarkan dirinya ke setiap drive di komputer Anda termasuk drive flash disk. Pada drive terinfeksi akan terdapat file reva.vbs, autorun.inf, dan shaheedan.jpg. Selain itu, ia pun akan mengubah halaman default dari Internet Explorer agar mengarah ke situs http://www.arrahmah.com. 3. XFly PC Media Antivirus mengenali dua varian dari virus ini, yakni XFly.A dan XFly.B. Sama seperti kebanyakan virus lokal lainnya, ia dibuat menggunakan Visual Basic. Memiliki ukuran tubuh sebesar 143.360 bytes tanpa di-compress. Dan ia dapat menyamar sebagai folder, file MP3 WinAmp atau yang lainnya dengan cara mengubah secara langsung resource icon yang ada pada tubuhnya. Ini akan lebih mempersulit user awam dalam mengenalinya. Pada komputer terinfeksi, saat menjalankan Internet Explorer, caption-nya akan berubah menjadi “..:: x-fly ::..”, dan saat memulai Windows pun akan muncul pesan dari si pembuat virus pada default browser. Atau setiap waktu menunjukan pukul 12:30, 16:00, atau 20:00, virus ini pun akan menampilkan layar hitam yang juga berisi pesan dari si pembuat virus. 4. Explorea Virus yang di-compile menggunakan Visual Basic ini hadir dengan ukuran sekitar 167.936 bytes, tanpa di-compress. Menggunakan icon mirip folder standar Windows untuk mengelabui korbannya. Virus ini akan menyerang Registry Windows Anda dengan mengubah default open dari beberapa extension seperti .LNK, .PIF, .BAT, dan .COM. Pada komputer terinfeksi, disaat-saat tertentu terkadang muncul pesan error, contohnya pada saat membuka System Properties. 5. Gen.FFE Gen.FFE atau pembuatnya menamakan Fast Firus Engine merupakan salah satu program Virus Generator buatan lokal. Dengan hanya menggunakan program ini, tidak dibutuhkan waktu lama untuk dapat menciptakan virus/varian baru. Virus hasil keluaran program ini menggunakan icon mirip gambar folder standar bawaan Windows. Ia pun akan memblokir akses ke Task Manager, Command Prompt, serta menghilangkan beberapa menu di Start Menu. Ia juga akan membaca caption dari program yang aktif, apabila terdapat string yang berhubungan dengan antivirus maka program tersebut akan segera ditutup olehnya. 6. Hampa Virus yang juga dibuat menggunakan Visual Basic dan ber-icon-kan folder ini memiliki ukuran tubuh sekitar 110.592 bytes, tanpa di-compress. Banyak sekali perubahan yang ia buat pada Windows, seperti Registry, File System, dan lain sebagainya, yang bahkan dapat menyebabkan Windows tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya. Pada komputer yang terinfeksi oleh virus ini, saat memulai Windows akan muncul pesan dari si pembuat virus. 7. Raider.vbs Virus jenis VBScript ini berukuran sekitar 10.000 bytes, jika file virus dibuka dengan Notepad misalnya, maka tidak banyak string yang bisa dibaca karena dalam kondisi ter-enkripsi. Pada Registry, ia pun memberikan pengenal dengan membuat key baru di HKLM\Software dengan nama sama seperti nama pada computer name, dengan isinya berupa string value seperti nama virus tersebut, Raider, serta tanggal komputer tersebut kali pertama terinfeksi. 8. ForrisWaitme Virus yang dibuat dengan Visual Basic ini menggunakan icon mirip folder standar Windows untuk melakukan penyamarannya. Beberapa ulahnya adalah menukar fungsi tombol mouse kiri dengan kanan, menghilangkan menu Folder Options, membuat file pesan “baca saya.txt” pada drive terinfeksi, dan masih ada yang lainnya. 9. Pray Virus lokal ini dibuat menggunakan Visual Basic. Kami mendapati 2 varian dari virus ini, untuk varian Pray.A tidak memiliki icon, sementara untuk varian Pray.B menggunakan icon mirip Windows Explorer. Jika komputer terinfeksi oleh virus ini, saat penunjuk waktu di komputer tersebut menunjukan pukul 05:15, 13:00, 16:00, 18:30, dan atau 19:45, virus ini akan menampilkan pesan yang mengingatkan user untuk melakukan shalat. 10. Rian.vbs Virus VBScript ini memiliki ukuran 3788 bytes. Saat menginfeksi, ia akan menciptakan file baru autorun.inf dan RiaN.dll.vbs pada setiap root drive yang terpasang di komputer korban, termasuk Flash Disk. Komputer yang terinfeksi oleh virus ini, caption dari Internet Explorer akan berubah menjadi “Rian P2 Humas Cantiq hehehe……. ^_^”. COMMENT >> So, kita bisa lebih at2 lagi sama "cacing2 kompie" kek beginian ini
 Majalah PC Media 02/2008 telah terbit, bersamaan dengan itu PC Media Antivirus RC24 juga telah resmi dirilis. Pada versi kali ini, PCMAV mampu mengenali 1.513 virus beserta variannya, termasuk Tati dan Windx, yang banyak dilaporkan dan menyebar luas di Indonesia. RC24 juga merupakan RC (Release Candidate) terakhir untuk PCMAV 1.0. PCMAV 1.0 Final Release (Clenaer & RTP) sendiri akan rilis resmi di majalah PC Media 03/2008 yang akan datang. Di Final Release nanti beberapa fitur akan diumumkan secara resmi, antara lain penggunaan engine ClamAV 0.9x generasi terbaru dan fitur perbaikan registry Windows yang rusak (termasuk ‘Folder Options’). Selain itu, setelah cukup lama dikembangkan secara rahasia dan melewati uji coba internal, maka RTP Final nanti akan berbentuk Windows service yang berjalan di level process, dan ini akan menghasilkan RTP yang jauh lebih stabil dan cepat dibanding RTP Beta sebelumnya yang berjalan di level aplikasi. Sebelum RTP Final rilis di majalah PC Media 03/2008 yang akan datang, maka versi RC-nya akan rilis untuk uji coba ke publik tidak lama lagi, dan hanya ada di www.virusindonesia.com. Dengan adanya RC24 ini, maka dukungan online update untuk RC22 telah dihentikan. Dan kita semua siap untuk menyambut kehadiran PCMAV 1.0 Final Release di majalah PC Media 03/2008 yang akan datang. APA YANG BARU DI PCMAV RC24 (CLEANER & REALTIME PROTECTOR)? a.Ditambahkan, database pengenal dan pembersih 145 virus lokal/asing/varian baru yang dilaporkan menyebar di Indonesia. Total 1.513 virus beserta variannya yang banyak beredar di Indonesia telah dikenal di RC24 ini oleh engine internal PCMAV. b.Improvisasi, pesan yang memberikan informasi untuk mematikan System Restore sebelum melakukan scan. c.Diperbaiki, kesalahan deteksi pada beberapa file script. Kini, engine heuristic VBS dapat lebih pintar lagi dalam menentukan sebuah virus. d.Diperbaiki, kesalahan pada fungsi registry yang mengatur masalah Special Folder di Windows. e.Diperbaiki, fungsi untuk memeriksa apakah RealTime Protector sudah berjalan di memory atau belum. f.Ditambahkan, pemeriksaan operating system pada RealTime Protector, karena belum sepenuhnya kompatibel terhadap Windows Vista. g.Diperbarui, perubahan beberapa nama virus mengikuti varian baru yang ditemukan. h.Improvisasi, kemampuan engine “DeepClean” agar perbaikan registry lebih sempurna dibanding PCMAV versi sebelumnya. i.Diperbaiki, kesalahan deteksi (false alarm) pada beberapa program ataupun script. j.Perbaikan beberapa minor bug dan improvisasi kode internal untuk memastikan bahwa PCMAV Cleaner & PCMAV RealTime Protector lebih dari sekadar antivirus biasa. JANGAN SAMPAI KEHABISAN (LAGI): Seperti biasa, segera dapatkan PCMAV RC24 yang telah disempurnakan hanya di Majalah PC Media 02/2008 yang telah terbit. Segera pesan dan dapatkan di kios/agen terdekat, jangan sampai kehabisan. Pertanyaan teknis harap disampaikan langsung ke redaksi PC Media melalui e-mail dengan sebelumnya Anda telah membaca README.TXT. Dan kami akan berterimakasih jika Anda dapat meluangkan waktu untuk memberikan komentar sebatas penggunaan PCMAV 1.0 RC24 ini sebagai masukan dalam pengembangannya. dicopas dari >>> http://virusindonesia.com/2008/01/20/pcmav-10-rc24-rc-terakhir/#more-162 makasih juga buat Bhell, udah kirim beritanya lebih awal bisa disedot lewat sini >>> http://www.ziddu.com/download.php?uid=arOal5SlZ62elpansqyZlJyiZKuWlpWt4 ato dari sini >>> http://www.divshare.com/download/3554068-3e4 yg suka pake rappidshare juga bisa dari sini >>> http://rapidshare.com/files/85426277/P_C_M_4_V_RC24.zip
[24/10/2007] Virus TukulNdeso: Bisa AutoUpdate Visual Basic Scripting Edition atau biasa dikenal dengan nama VBScript merupakan bahasa turunan dari Visual Basic. Dengan hanya bermodalkan script yang ditulis di Notepad pun, dapat tercipta virus yang mematikan. Arief Prabowo VBScript yang sudah ada semenjak Windows 9x ini biasa digunakan pada produk Microsoft seperti Microsoft Offi ce atau pada fi le HTML File script yang biasa dikenal dengan extension .vbs contohnya, tidak dapat berjalan sendiri karena ia membutuhkan fi le pendukung seperti wscript.exe dan cscript. exe yang bertugas untuk menginterpretasikan script yang akan dijalankan. Berangkat dari kemudahan akan bahasa Visual Basic ini memang telah memicu para pembuat virus. Sebenarnya virus berjenis VBScript ini bukan suatu hal yang baru, contohnya adalah virus LoveLetter atau IloveYou. Kemampuannya menyebar sungguh mengagumkan. Atau virus Melissa yang dibuat menggunakan VBA (Visual Basic for Applications) yang dapat menyebar melalui Microsoft Word misalnya. Virus maker tidak mau ketinggalan. Karena kini telah hadir virus berbahasa VBScript dengan nama TukulNdeso yang diperkirakan telah banyak menyebar. Beberapa pembaca PC Media sampai saat ini pun masih ada yang mengirimkan sampel virus ini. Bagaimana Wujudnya? Varian pertama dari virus TukulNdeso yang kami miliki ukurannya sebesar 23.244 bytes dengan keadaan terenkripsi. Jadi kalaupun Anda mencoba untuk melihat isi fi le VBS virus tersebut dengan notepad misalnya, maka tidak akan kelihatan string-string yang berarti. Antivirus lain mengenal virus yang menyerang operating system Windows ini dengan nama VBS/Lookoot. Pada sistem yang masih bersih, icon fi lenya masih berwujud seperti standar fi le .VBS biasa, namun apabila system tersebut telah terinfeksi oleh virus ini, maka setiap fi le VBS iconnya berubah menjadi icon fi le gambar. Dan biasanya ia hadir dengan double extension, artinya ia menggunakan extension ganda untuk me ngelabui korbannya, misalkan tukul.jpg.vbs. Karena pada setting-an Windows default tidak menampilkan extension, maka yang tampak hanya tukul.jpg, jadi seolah-olah fi le tersebut adalah fi le gambar. Untuk itu, kita harus selalu berhati-hati, dan lebih baik mengaktifkan pilihan “Hide extensions for known fi les” pada Folder Options. Bagaimana Ia Menginfeksi? Saat fi le virus ini dieksekusi, maka ia sebelumnya akan mendekrip tubuhnya sendiri. Enkripsi yang digunakan sangat sederhana, yakni hanya memajukan setiap huruf sebanyak 10 karakter. Tentu saja untuk mendekripnya, kita hanya memundurkan setiap huruf tersebut. Dan salah satu kelemahan dari virus berbasis VBScript adalah kita dapat dengan mudah melihat source code atau script dari virus tersebut dengan mudah, dienkripsi sekalipun. Virus ini akan membuat fi le induk di rinya pada direktori Windows dengan nama kernel32dll.vbs, tukul.jpg.vbs, dan kembali_ ke_laptop.vbs dengan attribut hidden. Cerdiknya, ia pun meng-copy-kan fi le wscript.exe dengan nama lain yang menyerupai fi le system Windows yakni smss.exe, dan menjalankan virusnya melalui fi le ini. Pembuatnya sepertinya memang menyadari bahwa VBScript memang mudah untuk dilumpuhkan, cukup dengan mematikan process wscript.exe di memory. Namun, karena file ini tidak menjalankan fi le wscript.exe melainkan fi le smss.exe, jadi yang harus dimatikan dari memory adalah fi le smss. exe. Awas, jangan salah mematikan process, karena bisa menyebabkan sistem crash. Selain di direktori Windows, ia pun akan meng-copy-kannya pada folder yang ia temukan namun tidak rekursif, artinya ia tidak meng-copy-kan pada subfolder di bawahnya. Bantai Registry! Seperti yang terlihat pada function Bantai_Reg yang ada di source code virus tersebut, ia melakukan cukup banyak perubahan pada registry. Contohnya mengalihkan setiap aksi eksekusi dari beberapa tipe extension .exe, .lnk, .pif, agar sebelumnya menjalankan fi le kernel32dll.vbs seperti yang terlihat pada registry “C:\WINDOWS\smss.exe C:\WINDOWS\ kernel32dll.vbs “%1””. Dan yang utama seperti kebanyakan virus melakukannya adalah membuat item Run baru di registry agar ia dapat aktif otomatis saat memulai Windows pada modus normal ataupun safe-mode, yakni dengan nama “System” yang mengarah kepada fi le induk virus dan “svchost.exe” yang mengarah kepada fi le pesan dari virus ini. Jadi setiap memulai Windows, selain virusnya aktif, pesan dari sang virus pun akan muncul. Untuk menyamarkan dirinya, ia mengubah tipe dari fi le .VBS dari “VBScript Script File” menjadi “Image File” dan mengubah icon standar menjadi sebuah icon fi le gambar. Juga mengubah fi le gambar wallpaper Anda menjadi “Prairie Wind.bmp”. Beberapa setting-an Internet Explorer pun tidak luput dari perhatiannya. Halaman default ia ubah menjadi ke \%Windows%\tukul. html. Jadi saat Anda menjalankan Internet Explorer, maka pesan dari virus ini yang kali pertama muncul. Background dari Toolbar Explorer pun ia ubah gambarnya. Dan satu lagi Title Internet Explorer ia ubah menjadi “TuKuL_NDESO”. Untuk memperlemah pertahanan system tersebut, virus ini pun melakukan pemblokiran pada beberapa fasilitas Windows seperti System Restore, Command Prompt, Find, Folder Options, Run, Regedit, dan Task Manager. Ia pun meniadakan fasilitas klik kanan dan menngeset Folder Options agar tidak menampilkan fi le dengan attribute hidden dan menyembunyikan extension untuk beberapa file. Menyebar agar “Terkenal” Virus ini dapat menyebar melalui beberapa perantara, seperti storage devices contohnya fl ash disk, sharing directory, mIRC, dan email. Ia membuat beberapa file autorun.inf dengan attribut hidden dan beberapa file pendukung autorun lainnya di drive fl ash drive yang terpasang pada komputer Anda. Ia pun membuat script untuk mIRC Anda agar menarik minat lawan bicara untuk menjalankan virus ini. Dan dengan memanfaatkan MAPI Outlook, ia mencoba untuk mengirimkan dirinya ke alamat yang ada pada address book Anda. Jadi, selalu waspada terhadap setiap e-mail yang mampir ke inbox. Virus ini pun akan men-sharing setiap drive yang terpasang di komputer Anda agar pengguna lain di jaringan tergoda untuk mengaksesnya, dan ia pun dapat mengkopikan dirinya pada folder yang di-sharing dengan nama seperti kembali_ke_laptop.jpg. vbs, JULIA PEREZ NUDE.jpg.vbs, dan TUKUL BUGIL.jpg.vbs. Automatic Update Virus VBScript yang satu ini memang tidak bisa dipandang remeh. Tak tanggung-tanggung, sang pembuatnya menambahkan fi tur Automatic Updates pada virusnya. Ia akan memantau alamat ini http://geocities.com/tukulndeso0907/ update.txt, jika terdapat updatean yang lebih baru, maka akan di-download dan ditaruh pada direktori Windows dengan nama update.sys, dan membandingkan versinya dengan yang sudah ada. Jika berbeda, maka varian yang lama tersebut akan digantikan dengan yang baru itu. Merusak Dokumen Kenakalan virus ini tidak sampai di situ, karena ia akan mencari fi le Microsoft Word pada komputer Anda, setelah ditemukan ia akan diam–diam memasukan kata–kata seperti “Tukul NDESO” dan mencoba mereplace setiap kata “Anda” menjadi “Elo”, “Saya” menjadi “Gua”, dan “Tidak” menjadi “Kagak”. Virus Defense Untuk lebih membatasi ruang gerak user, ia memblokir akses ke beberapa situs tertentu dengan mengubah isi dari fi le hosts milik Windows. Situs tersebut adalah friendster, google, vaksin.com, dan beberapa situs lainnya. Saat ia aktif di memory, ia akan terus memonitor apa yang Anda lakukan. Se perti program apa saja yang Anda akses. Jika nama fi le program tersebut mengandung kata–kata tertentu seperti contohnya anti, kill, hijack, reg, atau vir, maka sebuah kotak pesan berjudulkan “ANTIexe Manager” akan muncul yang memberitahukan bahwa akses tersebut telah diblokir oleh Administrator. Setelah menampilkan kotak pesan tersebut, maka program yang akan kita jalankan tadi akan dihapusnya. Hal mudah untuk mengetahui apakah komputer Anda terinfeksi oleh virus ini atau tidak, yaitu bisa dengan melihat status informasi Registered Owner dan Organization pada komputer terinfeksi. Pada komputer yang terinfeksi, nama pemilik komputer tersebut akan diubah menjadi “TUKUL NDESO”, dan organisasinya menjadi “tukul tur keliling dunia”. Pencegahan dan Pembasmian PCMAV RC20 telah dapat membasmi virus ini secara tuntas dan akurat 100%. Berbagai setting-an Windows yang telah ia ubah akan dikembalikan seperti semula oleh PCMAV. Untuk dokumen Microsoft Word yang telah ia modifikasi, silakan Anda ubah kembali secara manual dengan me-replace kata–kata tadi._
dari : http://www.pcmedia.co.id/detail.asp?Id=1842&Cid=20&Eid=
Kali ini Trojan hadir dengan varian terbarunya, Trojan Generic 7, virus ini telah berhasil menguasai kondisi komputer server yg aku pake. Total sampe hari ini udah seminggu mengendap di dalam server komputer ku. Bikin jengkel ajah. Awalnya aku gak tau itu berasal dari site mana? Mungkin dari partner kerja yg online pake komputer server ini yg menghadirkannya ato mungkin juga aku yg lagi teledor. Ah sebel.....!!! Buat teman2 yg peduli dengan keamanan komputer online, aku ceritain sedikit yg aku tau tentang virus ini. Pertama, secara visual kita tidak bisa mendeteksi kehadiran virus ini. Sebab, dari performa komputer yg kita gunakan, cenderung tidak terlihat menurun, tetapi ini memutuskan koneksi internet dari komputer yang kita pakai online. Ciri nya kita akan melihat secara tiba2 kemunculan jendela pop up windows yg berisi pesan error seperti berikut >>> kemudian jika kita lanjutkan dengan memilih "don't send" maka jendela opo up tersebut akan tertutup. Yang terjadi berikutnya adalah sekitar 1 menit kemudian akan tampak tampilan window yg kita gunakan sedikit berubah menjadi berwarna coklat muda [tampak seperti setting tampilan win 98] tetapi dengan segera tampilan itu akan kembali ke tampilan win Xp normal. Yang kita rasakan setelah itu adalah koneksi internet kita tiba2 melambat dan "pet" terputus tanpa ba bi bu..... repot jadinya. Kalau kita ingin melihat detail report yg dihadirkan dari pop up window tersebut dengan memilih "click here" maka akan tampil jendela pop up berikutnya yg disajikan dari window
Tertera report yg memberitahu efek yg akan kita alami setelah kita menerima pesan error tersebut, salah satunya adalah koneksi internet kita akan terputus, padahal koneksi yg diberikan oleh Provider Internet yg kita gunakan tidak mengalami gangguan.
Nah, yang saya lakukan adalah dengan update antivirus yg kita gunakan di komputer, kemudian scan system dan semua data yg ada dalam komputer kita. saat itu saya gunakan AVG anti virus dan PCMAV RC20 dengan Clamav hasilnya bisa di-detect jenis virus yg menginveksi sistem komputer
Saat menggunakan PCMAV RC20 + Clamav, aku bisa melihat hasil yg lebih memuaskan. Registry yg terinfeksi bisa diperbaiki, yg sudah terlanjur menjadi virus bisa dihapus, tetapi kondisi system komputer tetap aman. Masih ada yg tersisa dari yg aku lakukan semua itu. Ternyata, Trojan Generic 7 ini belum bisa hilang sempurna dari dalam system komputer ku. Sering mengganggu kenyamanan online. Jadi, mungkin memang masih belum ada update yg bisa me-remove smua root virus ini. Maklum, varian terbaru. Kemudian aku jalankan scan dari program anti Spyware, terdapat banyak spyware yg mendukung berjalannya virus ini dengan baik di system komputer ku, kemudian aku hapus. Kucoba lagi dengan melakukan scanning registry menggunakan Registry Mechanic. Hasilnya? Masih dalam pengamatan, seperti kondisi yg terjadi saat ini aku membuat posting ini, masih lancar. Buat teman2 yg merasa pernah mengalami hal seperti ini, semoga bisa lebih hati2 dengan para perusak system komputer di dunia Cyber ini. Langkah prefentif yg paling baik adalah dengan menggunakan Thirdparty firewall pada komputer kita, juga jangan lupa dengan memasang Spyware Destroyer. Memang akan terkesan sedikit melambat kondisi komputer kita, tapi ibarat tubuh kita >>> mencegah lebih baik daripada mengobati Semoga ini bisa menjadi wacana yg baik untuk teman2
| |